Enterprise Computing Lab
Enterprise Computing
Kepala Lab:
Dr. Petrus Mursanto
Email: santo(at)cs.ui.ac.id
Deskripsi Lab
Enterprise Computing Laboratory (ECL) adalah unit layanan di bawah Pusilkom UI, khusus untuk pengembangan aplikasi berskala enterprise. Selain itu ECL adalah lab riset di bawah Fasilkom UI yang berfokus pada penelitian di bidang software , infrastruktur, jaringan, database , dan teknologi informasi pada umumnya untuk mendukung implementasi sistem secara enterprise . Secara umum, peran dan fungsi ECL adalah:
- Memberikan layanan pengembangan aplikasi enterprise bagi external client maupun untuk kebutuhan operasional internal Fasilkom UI
- Melakukan penelitian dan kajian ilmiah yang terkait dengan implementasi teknologi informasi secara enterprise
Salah satu hasil sintesis dan riset ECL adalah metodologi yang telah dikembangkan sendiri, yakni PAUS (Pusilkom Agile Unified Process)( http://ecl.cs.ui.ac.id/PAUS/index.htm). Metodologi ini dirancang sebagai proses iterative yang tanggap pada perubahan, meningkatkan kerjasama dengan klien, dan menghasilkan produk perangkat lunak berkualitas tinggi.
Topik penelitian
- Behavior Tree
- Software Quality Metrics
- Enterprise Architecture
- Software Testing
- Rational Unified Process
- Intelligent System
- Information System Development
- Basis Data
Website Enterprise Computing Lab
Microsoft Open Source Interoperability Laboratory
Alasan utama di balik pendirian lab-lab tersebut adalah kenyataan bahwa dunia ini semakin berhubungan. Makin banyak orang punya kesempatan lebih untuk menggunakan teknologi guna mengerjakan lebih banyak hal daripada sebelumnya. Microsoft mendukung pilihan-pilihan tersebut dengan memperluas interoperabilitas antara teknologi Microsoft dengan teknologi dari entitas lain, atau khusus dalam hal ini, dengan Open Source.
Microsoft berpartisipasi dengan memusatkan perhatiannya pada empat tema yang signifikan:
- bekerja sama dengan komunitas-komunitas TI
- memberikan kontribusi kepada komunitas-komunitas
- menciptakan kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan
- menciptakan teknologi terbaik sebagai bagian dari pilihan-pilihan yang tersedia bagi pelanggan.
Dengan empat tema tersebut, Microsoft menggagas suatu jaringan Open Source Interoperability Laboratory untuk memberi kesempatan kepada:
- semua pemangku jabatan kepentingan melihat ragam dari metoda-metoda dan model bisnis
- memperluas kesempatan bagi individu, komunitas, serta pebisnis untuk belajar, berbagi dan menghasilkan sesuatu
- menemukan keuntungan yang didapatkan dari hasil kerja sama dalam membangun jembatan antara kedua model bisnis tersebut
- menggabungkan berbagai ragam cara terhadap pengembangan perangkat lunak
- meningkatkan kreativitas dan pembelajaran komunitas.
Presedian Direktur Microsoft Indonesia, Tony Chen menjelaskan Microsoft OSIL dapat membangun partisipasi antar individu, komunitas dan pebisnis. “Besar harapan kami akan terjadi banyak kolaborasi yang menghasilkan inovasi potensial yang pada akhirnya dapat menghasilkan nilai ekonomi tinggi” katanya.
Microsoft OSIL dibangun dengan tiga pilar:
- Kemitraan Teknis:
- Kemitraan Riset:
- Pertukaran ide dan dialog:
bekerja sama dengan komunitas lokal untuk menggabungkan sumber daya lab dengan ketrampilan dan pemikiran lokal yang mengambarkan kepentingan bersama dengan menggabungkan berbagai ragam pendekatan terhadap pengembangan perangkat lunak, menjembatani berbagai model bisnis dan meningkatkan kreativitas dan pembelajaran komunitas.
bekerja sama dengan mahasiswa dan dosen peneliti untuk memperluas pengetahuan mengenai Open Source, teknologi Microsoft dan perangkat lunak yang merefleksikan kepentingan bersama dalam pembelajaran mengenai bagaimana agar produsen dan konsumen perangkat lunak dapat lebih berhasil dan sukses.
memperkaya komunitas dengan berbagi perspektif, pengalaman dan keahlian tentang Open Source dan kerja samanya dengan teknologi Microsoft dalam menghasilkan suatu model bisnis.
Masing-masing OSIL memiliki fokus utamanya yang disesuaikan dengan kondisi setempat.
MS OSIL di Universitas Indonesia
MS-OSIL di Universitas Indonesia adalah yang pertama didirikan di Indonesia. Merupakan pengembangan dari Microsoft Innovation Center (MIC) , laboratorium yang telah dibangun dengan infrastruktur sebelumnya namun ditambah dengan sumber daya tambahan yang lebih spesifik guna memenuhi persyaratan yang harus dimiliki oleh sebuah OSIL.
Fokus utama dari OSIL di UI adalah seputar interoperabilitas secara umum antara aplikasi Open Source dan platform Windows, tanpa batasan pada jenis teknologi yang digunakan. Fokus awal dari OSIL adalah PHP dan Windows karena besarnya komunitas PHP di Indonesia. Diharapkan akan lahir proyek-proyek atau inovasi-inovasi yang dihasilkan dari kemintraan ini.
“Seperti diketahui bersama, daya saing sebuah bangsa tidak lagi hanya bersandar pada kekuatan sumber daya alam dan tenaga kerja murah. Tetapi kekuatan inovasi teknologi serta penggunaan pengetahuan (knowledge based society) menjadi tulang punggung keberlanjutan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan bangsa,” ujar Prof.Dr.der Soz. Gumilar Rusliwa Soemantri, Rektor Universitas Indonesia.
Gumilar menambahkan, kerjasama perguruan tinggi dan industri penyedia teknologi merupakan keharusan dalam menghadapi tantangan masa depan guna melahirkan bibit-bibit unggul bangsa.
Adapun 4 aktivitas utama dari OSIL di UI:
- Penelitian Mahasiswa
- Penelitian Dosen (atau staf pengajar lainnya)
- Kompetisi Inovasi
- Kolaborasi Industri TI
Dengan menggunakan MS-OSIL sebagai sumber daya, mahasiswa dapat melakukan penelitan atau melaksanakan proyek seputar interoperabilitas antara aplikasi Open Source dan teknologi Microsoft. MS-OSIL akan mendorong dan membantu mahasiswa menghasilkan inovasi-inovasi teknologi yang akan memberikan nilai tambah baik bagi mahasiswa tersebut, maupun Universitas Indonesia secara umum.
MS-OSIL juga dapat digunakan oleh dosen untuk mengadakan penelitian atau proyek seputar interoperabilitas antara aplikasi Open Source dan teknologi Microsoft. OSIL menyediakan infrastruktur dan sumber daya yang akan membantu dosen untuk memulai penelitian atau proyek mereka dan berfokus pada pemecahan isu atau masalah yang spesifik dalam area interoperabilitas, khususnya antara aplikasi Open Source dan teknologi Microsoft.
Sebagai bagian dari keseluruhan prakarsa untuk meningkatkan inovasi seputar pemanfaatan teknologi Microsoft dalam aplikasi Open Source, MS-OISL akan melaksanakan kompetisi inovasi dengan topik-topik atau tema yang relevan dengan situasi dan kondisi industri TI. Sebagai contoh, untuk meningkatkan inovasi seputar aplikasi Pendidikan, MS-OSIL dapat melakukan kompetisi untuk menciptakan aplikas-aplikasi Open Source yang memanfaatkan teknologi Microsoft dengan tema Pendidikan.
Untuk membantu mahasiswa dan perguruan tinggi secara umum agar dapat terlibat dalam industri Teknologi Informasi, MS-OSIL dapat memainkan peran sebagai katalisator untuk membangun kerjasama antara mahasiswa dan Universitas Indonesia dengan pemangku kepentingan di industri Teknologi Informasi. Kerja sama ini akan menguntungkan mahasiswa dengan memberi mereka kesempatan untuk bekerjasama dengan para professional TI dan mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Kerja sama dengan industri TI juga dapat membantu mahasiswa mendapatkan nilai ekonomis dari karya-karya dan inovasi-inovasi yang mereka lakukan.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
Petrus Mursanto
Enterprise Computing Lab
Fasilkom UI
Email: santo@cs.ui.ac.id